R

Hai nur ini aku, pagi ini 24 juli 2013.
Hmm.. Maaf saya mampir di blogmu ^_^, saya tau perasaanmu, saya tau besarnya perasaanmu ke saya, sebenarnya saya sangat syg dengan kmu.
Sering ketika sa baca sesuatu yg sa temukan di notebook dan hpmu itu membuatku begitu berfikir keras betapa kau sungguh cinta dgn sa, entah dari mana saya harus memulai perkataanku, sa juga mencintaimu sgt syg denganmu tapi maaf saya tidak bisa jadi jodohmu banyak hal yg membuatku tidak bisa memilihmu, terkadang saya ingin jelaskan dgnmu langsung tapi sa nda tega, meski saya katakan disini, knp saya tidak bisa memilihmu sa nda mau kau terluka.
sesungguhnya saya sering cemburu melihat pesan2 di hpmu dan kedekatanmu dengan beberapa laki2 dan sering mendapatimu berbohong, sebenarnya saya tau, sa berfikir mungkin dengan ini perasaanmu ke sa tidak terlalu besar dengan adanya mereka.
Sa sering bersedih karna cintamu ke sa, sa juga syg dan mencinta tapi tak bisa bersama. Nur apapun yg pernah kita lakukan dari waktu yg berlalu biar kita yg simpan, terima kasih dgn apa yg kau berikan, sa bahagia saat2 bersamamu, jika kebersamaan kita yg lalu membuatmu luka dan menyesal, sa minta maaf, sa tau ini pasti sangat berat buatmu.
Sa bahagia nur 3 bulan ini melepas rinduku untukmu, nur kejar cita2mu kejar impianmu, hati2 dengan laki2 karna byk yg hanya buat luka seperti sa, sygi hidupmu seperti kau menyayangi attamu.
Terima kasih telah mengajariku kebaikan.
I LOVE U.

R

2 thoughts on “R

    • Ginii… materialitas ditentukan oleh seorang auditor sblum mlaksanakan auditnya. Misalkan gini… dri 10T trjadi kcurangan sbsar 10jt apkah mempengaryhi materialitas ? Mungkin blum seberapa mempengaruhinya. Nah misalkan dari 10jt trjadi kcurangan sbsar 1 jt. Mka akan sangat mempengaruhi materialitas suatu prusahaan. Jadi besarnya materialitas atau tdknya trgantung dri opinin seorang auditor.
      Risiko audit…
      Risiko audit terbagi 3. Risiko bawaan. Risiko pengendalian dan risiko deteksi.
      Risiko bawaan itu btul btul risiko yg di alamai oleh produk.
      Contohnya kyak gini. Anggaplah pnjualan….ap yaah..
      Oh . Handphone. Handphone skrang kan mengalami kemajuan dri waktu ke waktu. Jika misalkan prusahaan memproduksi tipe handphone dlam jmlah yg bnyak dan tdk habis trjual dpsaran maka handphone yg tdi akan megalami ketinggalan model. Bisa saja org2 lebih memilih mncri handphone yg kualitasnya lbih baik. Degan demikian. Sisa persediaan handphone yg tdi akan menjadi beban bgi prusahaan. Kalau di jual murah akan rugi… itupin jka ad yg mau membelinya. Nah it adlah risiko bawaan.
      Risiko pengendalian.
      Dalam risiko pengendalian. Yg kita harus kaji disiniadalah sistem pegendalian internah perusahaan. Yaitu manajemen perusahaan. Suatu prusahaan tdk akan baik jika spi nya buruk. Disini harus dipisahpisahkan antara bagian penjualan. Bagian gudang. Bgian penerimaan kas. Dan bgian pencatatan. Jika it semua di satukan. Bsa saja. Ad brang yh laku yrjual tp tdk dctat dgan asumsi bahwa blum ad brang yg laku trjual.
      Risiko deteksi. Disini risiko yg btul2 tdk terdeteksi oleh auditor. Nah risiko deteksi inlah yg bahaya.

      Strategi audit awal. Seorang auditor sbelum melakukan audit harus mlakukan stretegi sebelum mlakukan audit. Supaya tdk ad kekeliruan dlam hasil opini yg dikeluarkan.

      Silahkan jika masi ad yg krang dipahami. Trimakasih sdah mampir di blog ku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s